Mereka Menyebut Kami
Kami adalah Rumah Doa
Bagi Seluruh Bangsa
"Rumah-Ku akan disebut Rumah Doa. Kami adalah Rumah Doa Bagi Segala Bangsa, di atas Bukit Rhema."
— Visi Daniel Alamsjah, 1988
Bukit Rhema dikenal dunia sebagai Gereja Ayam — namun bentuk aslinya adalah bangunan berbentuk merpati yang menggunakan mahkota.
Rumah Doa ini lahir dari visi yang didapat pada tahun 1988, saat Daniel Alamsjah berdoa semalaman di atas bukit ini. Dengan iman dan keteguhan bahwa Tuhan akan menyelesaikan setiap visi yang telah Ia berikan, Daniel mulai membangun pada tahun 1992 — tanpa tahu bahwa tempat ini kelak akan menyentuh jutaan jiwa dari seluruh penjuru dunia.
Terbuka untuk semua agama, semua bangsa. Satu rumah, satu tujuan: menjadi terang bagi sesama.
Setiap sudut Bukit Rhema menyimpan pelayanan nyata bagi manusia dan komunitas. Ini inti dari keberadaan kami.
"Beradaptasi Menjadi Garam Yang Asin dan Terang Yang Bersinar Bagi Sesama" — ekosistem yang tumbuh dari misi menjadi berkat tidak hanya untuk diri sendiri tapi banyak orang.
Perjalanan seorang pemuda yang menerima visi ilahi dan membangunnya dengan iman di atas bukit ini — tanpa tahu hasilnya akan menyentuh jutaan orang dari seluruh dunia.